Loading...

Please wait...

Toggle Sidebar
Entertainment

Menjaga Kesehatan Anak untuk Mencegah Demam Saat Momen Liburan

2025-12-19
Menjaga Kesehatan Anak untuk Mencegah Demam Saat Momen Liburan image

Demam merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami anak, terutama saat memasuki momen liburan. Aktivitas fisik yang meningkat, perubahan cuaca, pola makan yang tidak teratur, serta paparan lingkungan baru dapat membuat anak lebih rentan mengalami demam. Oleh karena itu, penting bagi orang tua memahami penyebab, risiko, serta langkah pencegahan agar liburan tetap aman dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Demam pada anak umumnya merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi, baik yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Pada situasi tertentu, demam juga dapat dipicu oleh kelelahan, dehidrasi, atau paparan suhu ekstrem, sehingga bukan hanya infeksi yang perlu diwaspadai. Pemahaman mengenai kondisi-kondisi tersebut membantu orang tua lebih tepat dalam mengambil tindakan ketika anak menunjukkan gejala awal demam selama liburan.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Anak Mengalami Demam Saat Liburan

Beberapa kondisi berikut dapat membuat anak lebih mudah mengalami demam selama bepergian atau saat berada di tempat wisata:

1.     Perubahan cuaca mendadak, seperti dari lingkungan ber-AC ke luar ruangan yang panas.

2.     Kehilangan cairan tubuh akibat aktivitas yang lebih padat.

3.     Kualitas makanan yang kurang higienis, terutama bila anak mencoba beragam jajanan di luar.

4.     Kurang tidur, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

5.     Paparan kerumunan, yang meningkatkan risiko tertular infeksi saluran napas atas.

Kombinasi faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan tubuh anak lebih rentan terhadap infeksi, sehingga demam menjadi lebih mudah terjadi.

Risiko Demam pada Anak Bila Tidak Ditangani dengan Tepat

Demam yang tidak ditangani secara benar dapat menimbulkan beberapa risiko, terutama pada anak usia kecil. Risiko tersebut antara lain:

1.     Dehidrasi, terutama jika demam disertai kurang minum, muntah, atau diare.

2.     Kejang demam, pada anak yang memiliki riwayat kejang terkait suhu tinggi.

3.     Infeksi yang berkembang menjadi lebih berat, misalnya pneumonia, infeksi saluran kemih, atau infeksi telinga.

4.     Penurunan aktivitas dan nafsu makan, yang dapat mengganggu kenyamanan selama liburan.

Walaupun sebagian besar demam pada anak bersifat ringan dan dapat membaik dengan perawatan sederhana, tetap diperlukan pemantauan yang tepat agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

Langkah-Langkah untuk Mencegah Demam Selama Liburan

Untuk menjaga anak tetap sehat selama liburan, beberapa upaya pencegahan berikut dapat dilakukan:

1.     Menjaga pola makan seimbang
Pastikan anak tetap mengonsumsi makanan bergizi, termasuk buah dan sayur yang kaya vitamin. Batasi jajanan kemasan dan yang tidak jelas kebersihannya.

2.     Memastikan anak cukup minum
Berikan air putih secara berkala, terutama jika anak banyak bergerak atau berada di tempat dengan suhu panas.

3.     Istirahat yang cukup
Walaupun suasana liburan menyenangkan, jam tidur anak tetap perlu dijaga agar sistem imun tetap optimal.

4.     Menerapkan kebersihan tangan
Biasakan cuci tangan dengan sabun & air mengalir atau menggunakan hand sanitizer saat berada di tempat umum.

5.     Memilih pakaian sesuai cuaca
Gunakan topi atau payung saat cuaca panas, dan pakaian hangat jika sedang berlibur di daerah dingin.

6.     Menghindari kerumunan berlebih
Tempat yang sangat ramai meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi, terutama infeksi pernapasan. Jika tidak bias dihindari, gunakan masker & alat kesehatan

7.     Membawa obat-obatan esensial
Seperti termometer, obat penurun panas, cairan antiseptik, dan masker, sebagai langkah antisipasi awal bila anak mulai menunjukkan gejala demam.

Peran Pemeriksaan Dokter Selama Liburan

Pemeriksaan dokter tetap diperlukan apabila:

  • Demam berlangsung lebih dari 2–3 hari.
  • Anak tampak sangat lemas, tidak mau makan atau minum.
  • Demam disertai muntah, diare, ruam, atau sesak napas.
  • Anak sebelumnya memiliki riwayat kejang demam.

Konsultasi dengan dokter akan membantu menentukan apakah demam bersifat ringan atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan fisik yang menyeluruh dan evaluasi tambahan bila diperlukan dapat memastikan kondisi anak tetap dalam keadaan aman.

Kesimpulan

Menjaga kesehatan anak selama liburan dapat dilakukan melalui langkah sederhana namun sangat penting, seperti menjaga nutrisi, hidrasi yang cukup, kebersihan, serta istirahat yang cukup. Bila anak mulai menunjukkan gejala demam, orang tua diharapkan tetap tenang dan melakukan penanganan awal dengan tepat. Dengan kesiapan dan kewaspadaan, momen liburan dapat tetap berlangsung lancar dan menyenangkan. RS Permata Cibubur siap membantu dengan layanan kesehatan anak yang aman serta profesional apabila diperlukan pemeriksaan lanjutan.