Loading...

Please wait...

Toggle Sidebar
Education

Kendalikan Gula, Jaga Asa: Diabetes dan Makna Hari Kesehatan Nasional

2025-10-31
Kendalikan Gula, Jaga Asa: Diabetes dan Makna Hari Kesehatan Nasional image

Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap tanggal 12 November menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dan semangat menjaga kesehatan. Tahun ini, semangat HKN kembali mengingatkan kita pada pentingnya mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular, salah satunya diabetes melitus, yang kini menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat.

Diabetes melitus adalah kondisi ketika kadar gula (glukosa) dalam darah melebihi batas normal akibat gangguan produksi atau kerja hormon insulin. Dalam keadaan normal, insulin yang diproduksi pankreas berfungsi membantu sel tubuh menyerap glukosa sebagai sumber energi. Namun, pada penderita diabetes, proses ini terganggu sehingga glukosa menumpuk di dalam darah.

Mengapa Diabetes Perlu Diwaspadai?

Diabetes sering disebut sebagai “silent killer” karena dapat berlangsung lama tanpa gejala yang jelas. Banyak orang baru menyadari dirinya mengidap diabetes setelah muncul komplikasi, seperti gangguan penglihatan, luka yang sulit sembuh, atau gangguan fungsi ginjal.

Data menunjukkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita diabetes yang tinggi di dunia, dan jumlahnya terus meningkat setiap tahun. Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap kondisi ini antara lain:

1.     Pola makan tinggi gula, garam, dan lemak.

2.     Kurangnya aktivitas fisik.

3.     Kelebihan berat badan atau obesitas.

4.     Riwayat keluarga dengan diabetes.

5.     Stres kronis dan kurang tidur.

Selain itu, usia di atas 40 tahun dan kebiasaan merokok juga meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2, yaitu jenis diabetes yang paling sering ditemukan pada orang dewasa.

 

Komplikasi dan Dampak Jangka Panjang

Jika tidak dikendalikan, diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius. Kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama merusak pembuluh darah kecil dan besar di seluruh tubuh. Akibatnya, penderita diabetes berisiko mengalami penyakit jantung koroner, stroke, gagal ginjal, gangguan saraf, dan bahkan kebutaan.

Komplikasi ini tidak hanya mengurangi kualitas hidup, tetapi juga berdampak besar terhadap produktivitas dan beban ekonomi keluarga serta sistem kesehatan nasional. Karena itu, pengendalian diabetes sejak dini menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri, sejalan dengan semangat Hari Kesehatan Nasional.

 

Langkah Pencegahan dan Pengendalian

Kabar baiknya, diabetes bisa dicegah dan dikendalikan. Upaya pencegahan dimulai dari perubahan gaya hidup sederhana yang konsisten, antara lain:

1.     Pola makan seimbang
Batasi konsumsi makanan manis dan berlemak, serta perbanyak buah, sayur, dan protein tanpa lemak.

2.     Aktivitas fisik rutin
Lakukan olahraga ringan minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang.

3.     Berat badan ideal
Jaga berat badan dalam kisaran sehat dengan mengatur porsi makan dan gaya hidup aktif.

4.     Kelola stres dan tidur cukup
Stres kronis dapat meningkatkan kadar gula darah. Relaksasi, tidur cukup, dan waktu untuk diri sendiri penting dilakukan.

5.     Periksa gula darah secara rutin
Pemeriksaan berkala sangat penting, terutama bagi yang memiliki faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga diabetes, atau pola hidup tidak sehat.

 

Makna Hari Kesehatan Nasional: Mulai dari Diri Sendiri

Momentum Hari Kesehatan Nasional bukan hanya perayaan, tetapi pengingat bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang. Dengan menjaga pola hidup sehat dan mengendalikan kadar gula darah, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Mari jadikan HKN tahun ini sebagai awal langkah kecil menuju perubahan besar karena kesehatan bangsa dimulai dari kebiasaan sehat setiap individu.
Dengan semangat “Hidup Sehat, Indonesia Kuat”, kita wujudkan masa depan tanpa beban diabetes.