Loading...

Please wait...

Toggle Sidebar
Entertainment

Ayo Bertindak untuk Jantungmu: Dari Usia Muda Menuju Usia Tua yang Bahagia

2025-08-29
Ayo Bertindak untuk Jantungmu: Dari Usia Muda Menuju Usia Tua yang Bahagia image

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) masih menjadi penyebab kematian utama di dunia. Menurut World Heart Federation, lebih dari 18 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Di Indonesia, angka kejadian penyakit jantung terus meningkat dan menjadi salah satu tantangan besar di bidang kesehatan.

Selama ini, penyakit jantung sering dianggap hanya menyerang usia lanjut. Padahal, gangguan pada pembuluh darah dapat mulai terjadi sejak usia muda. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurang beraktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi lemak, dan stres berkepanjangan dapat mempercepat kerusakan sistem kardiovaskular.

Dengan mengusung tema “Gunakan Jantung untuk Bertindak” (Use Heart for Action), Hari Jantung Sedunia mengajak masyarakat untuk menjadikan kesehatan jantung sebagai prioritas sejak dini. Upaya menjaga jantung bukan hanya bertujuan memperpanjang usia, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup hingga usia tua.

 

Mengapa Harus Bertindak Sejak Usia Muda?

1.     Pencegahan lebih efektif daripada pengobatan
Penyempitan pembuluh darah sering kali terjadi tanpa gejala. Tindakan pencegahan sejak dini akan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke di kemudian hari.

2.     Kualitas hidup lebih baik
Jantung yang sehat membuat seseorang dapat tetap aktif, produktif, dan menikmati aktivitas sehari-hari hingga lanjut usia.

3.     Mengurangi beban keluarga dan biaya kesehatan
Pengobatan penyakit jantung membutuhkan biaya tinggi. Dengan pencegahan, beban kesehatan dan ekonomi dapat ditekan.

 

Langkah-Langkah Menjaga Jantung Sejak Dini

  • Pola makan sehat
    Konsumsi buah, sayuran, ikan, dan biji-bijian. Batasi makanan cepat saji, gorengan, serta minuman tinggi gula.
  • Aktivitas fisik teratur
    Olahraga minimal 30 menit per hari, lima kali dalam seminggu, sudah cukup untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Menjaga berat badan ideal
    Kelebihan berat badan meningkatkan risiko hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
  • Menghindari rokok dan alkohol
    Rokok mempercepat kerusakan pembuluh darah, sedangkan alkohol berlebih memengaruhi tekanan darah.
  • Mengelola stres dan istirahat cukup
    Stres kronis meningkatkan tekanan darah. Tidur cukup dan aktivitas relaksasi bermanfaat untuk kesehatan jantung.
  • Pemeriksaan kesehatan berkala
    Periksa tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol secara rutin sebagai langkah deteksi dini.

 

Pesan dari dr. Agoes Kooshartoro, Sp.PD-KKV, FINASIM

Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Kardiovaskular

“Penyakit jantung dan pembuluh darah dapat muncul tanpa gejala sejak usia muda. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sedini mungkin. Langkah sederhana seperti menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, dan menghentikan kebiasaan merokok akan memberikan dampak besar di masa depan. Kesehatan jantung hari tua ditentukan oleh keputusan yang kita ambil hari ini. Mari gunakan jantung kita untuk bertindak, demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas.”