Vaksin HPV

Vaksin HPV adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV). Vaksin ini bisa diberikan kepada anak-anak yang memasuki masa remaja, baik perempuan maupun laki-laki, serta kepada orang dewasa yang belum pernah atau belum lengkap mendapatkan vaksin HPV.

HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi kulit, termasuk kutil kelamin. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual.

Selain infeksi kulit, virus HPV juga dapat menyebabkan beberapa jenis kanker di bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, amandel, dan di organ kelamin, seperti kanker serviks, vulva, vagina, penis, dan anus.

Atas rekomendasi World Health Organization (WHO), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memasukkan vaksin HPV ke dalam program imunisasi dasar lengkap. Meski tidak dapat mengobati infeksi virus HPV, vaksinasi ini sangat bermanfaat untuk mencegah dan menurunkan jumlah kasus kanker genital, terutama kanker serviks.

Peringatan Vaksin HPV

Vaksin HPV umumnya tidak direkomendasikan atau ditunda pemberiannya pada orang dengan kondisi berikut:

  • Memiliki atau pernah mengalami reaksi alergi yang parah terhadap vaksin HPV
  • Memiliki alergi terhadap lateks atau ragi
  • Sedang hamil, meskipun vaksin ini tidak memberikan efek yang buruk terhadap ibu hamil dan janin
  • Menderita penyakit berat

Setelah Pemberian Vaksin HPV

Setelah pemberian vaksin HPV, pasien disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu selama 15 menit usai penyuntikan. Tujuannya adalah untuk memantau kondisi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya efek samping.

Meskipun vaksinasi HPV dapat mencegah kanker serviks, penerima vaksinasi tetap disarankan untuk melakukan upaya pencegahan lainnya, seperti:

  • Menghindari aktivitas seksual di usia remaja atau sebelum menikah
  • Tidak berganti-ganti pasangan
  • Menggunakan kondom
  • Menghindari hubungan seksual dengan seseorang yang tidak diketahui riwayat aktivitas seksualnya
  • Menghindari rokok
  • Menjalani pap smear secara rutin setelah aktif secara seksual

Risiko Pemberian Vaksin HPV

Walau jarang terjadi, vaksin HPV dapat menimbulkan beberapa efek samping berikut ini:

  • Nyeri di area suntikan
  • Kemerahan di area suntikan
  • Pembengkakan di area suntikan
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Lelah dan lemas
  • Nyeri otot atau sendi

Untuk menghindari efek samping yang berbahaya, segera hubungi dokter jika muncul keluhan berupa:

  • Pembengkakan pada wajah dan tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Rasa gatal di seluruh tubuh
  • Pusing berputar atau penglihatan berkunang-kunang

KLINIK VAKSIN TERLETAK DI LANTAI 3 GEDUNG UTAMA

Pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung ke Klinik Vaksin Rumah Sakit Permata Cibubur Pada Hari :

Senin – Jum’at      Pukul 08.00 – 15.00 WIB

Sabtu             Pukul 08.00 – 12.00

Perjanjian & Pendaftaran : (021) 2867 1144 / 0811 808806 (whatsapp)

Informasi :  (021) 845 8806 Ext. 2157 ( Jam Operasional : Senin – Sabtu  Pukul 08.00 – 20.00 WIB)

Hunting : (021) 845 8806