TIPS MEMPERSIAPKAN STAMINA FIT MENYAMBUT BULAN RAMADAN

TIPS MEMPERSIAPKAN STAMINA FIT MENYAMBUT BULAN RAMADAN

Oleh: dr. Larasati Adita Chairunnisa

 

Bulan ramadan akan segera tiba dan di bulan suci tersebut umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh. Selama berpuasa, tubuh harus menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Agar ibadah puasa selama bulan ramadan tetap lancar, diperlukan persiapan untuk tubuh. Bila tidak dipersiapkan sebelumnya, dikhawatirkan tubuh akan sulit beradaptasi dengan perubahan yang terjadi selama bulan ramadan. Berikut cara mempersiapkan stamina tetap fit dalam menyambut bulan ramadan:

  1. Atur pola tidur dan rutinitas

Bila terbiasa tidur terlalu malam dan bangun siang, mulailah mengatur waktu tidur dari sekarang sebagai persiapan sebelum bulan puasa. Cobalah bangun dan sarapan sedikit lebih awal setiap hari untuk menyesuaikan pola tidur dan rutinitas harian menjelang Ramadan.1

  1. Jaga asupan makanan

Selama bulan ramadan, ada dua waktu makan utama yaitu saat waktu sahur dan waktu berbuka puasa. Mulailah mengurangi porsi makan secara bertahap karena makan berlebihan sebelum bulan ramadan hanya akan meningkatkan nafsu makan dan membuat semakin sulit selama berpuasa.1 Beberapa minggu ke depan menjelang bulan ramadan, tetaplah makan 3 kali sehari dan hindari ngemil di sela-sela waktu makan tersebut.2

  1. Kurangi kafein dan rokok

Kurangi asupan kafein secara bertahap akan membantu melatih tubuh untuk berfungsi secara teratur tanpa kafein selama bulan ramadan.2 Bagi para perokok, disarankan untuk mulai mengurangi jumlah merokok terutama di siang hari untuk mempersiapkan menyambut bulan ramadan, lebih baik lagi bila memakai kesempatan bulan ramadan ini untuk berhenti merokok.1

  1. Periksa ke dokter

Periksakan diri ke dokter bila memiliki kondisi medis yang memerlukan perhatian selama bulan ramadan. Pastikan ke dokter apakah kondisi medis tersebut tetap bisa menjalankan ibadah puasa atau tidak disarankan untuk berpuasa, dan diskusikan bersama dokter bagaimana agar tetap bisa berpuasa dengan lancar pada kondisi medis tersebut. Apabila memiliki obat-obatan rutin yang perlu dikonsumsi di waktu tertentu, sebaiknya kontrol ke dokter agar dapat dibantu untuk mengatur waktu mengonsumsi obat-obatan tersebut selama bulan ramadan.

  1. Atur waktu untuk olah raga

Selama bulan ramadan, olah raga tetap dapat dilakukan. Bila terbiasa untuk berolahraga pada pagi hari, bisa dipertimbangkan untuk mengubah waktu berolahraga menjadi sore hari menjelang berbuka puasa. Intensitas berolahraga juga perlu dimodifikasi, pilih internsitas olahraga yang sedang atau ringan agar tidak memberatkan selama berpuasa. Mulailah membuat jadwal olah raga selama bulan puasa agar dapat memastikan tubuh siap dan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga.1

 

Referensi :

  1. How to Prepare for a Healthy Ramadan. (April 2021). Accessed February 2024. https://www.clevelandclinicabudhabi.ae/en/health-byte/ramadan/how-to-prepare-for-a-healthy-ramadan.
  2. Pre-ramadan Fasting Tips. (unknown). Accessed Februari 2024. https://www.mediclinic.ae/en/corporate/health-knowledge/general-health-articles/pre-ramadan-fasting-tips.html.