Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

ERACS sendiri merupakan singkatan dari Enhanced Recovery After Caesarean Surgery. Awalnya, metode tersebut digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien bedah rawat jalan. Metode tersebut berguna untuk meningkatkan kontrol nyeri dan mengurangi mual dan muntah pasca operasi adalah area awal konsentrasi. Dengan begitu, pasien yang telah menjalani operasi bedah tak perlu perawatan di rumah sakit lebih lama. Metode tersebut diterapkan untuk wanita yang melahirkan melalui operasi caesar pada tahun 2018. Hal tersebut bertujuan agar ibu yang baru saja melahirkan bisa cepat pulih dan dapat berfokus untuk merawat bayi. Pada metode ERACS, pemeriksaan sebelum operasi bisa dilakukan saat usia kehamilan mencapai 10 hingga 20 minggu untuk operasi caesar yang telah dijadwalkan. Sebelum operasi, pasien harus menjalani skrining kesehatan untuk mengetahui apakah terdapat penyakit kimorbid atau kekurangan zat besi.

Kelebihan metode ERACS

Setelah menjalani operasi caesar wanita harus menjalani perawatan rumah sakit yang lama akibat rasa sakit yang dialami usai operasi. Dengan menggunakan metode ERACS, rasa sakit setelah oeprasi caesar berkurang besar sehingga wanita bisa segera kembali ke rumah dan berfokus merawat sang buah hati. Jadi, mereka bisa menjalani akitivtas sehari-hari dengan normal tanpa merasakan efek dari operasi caesar.

Selain itu, metode ERACS memungkinkan wanita yang baru saja operasi caesar tidak perlu berpuasa terlalu lama. Mereka bisa mengonsumsi makanan ringan hingga enam jam sebelum operasi dan mengkonsumsi air dua jam sebelum diberikan anestesi. Untuk persalinan caesar yang tidak terjadwal atau darurat, pemeriksaan pra operasi bisa dilakukan 30 hingga 60 menit sebelum persalinan.