JANGAN TAKUT EKSTRAKSI

Tampilan depan web rspc3

Komedo merupakan salah satu jenis lesi jerawat yang non inflamasi (tidak meradang). Tindakan pembersihan wajah dari komedo dapat diawali dengan membersihkan wajah secara rutin dan menggunakan krim perawatan khusus untuk membantu komedo dapat lebih terangkat dari permukaan kulit.

Munculnya komedo sudah pasti tergantung tipe kulit. Pada kulit yang beminyak dan pori-porinya tersumbat karena kotoran/debu, komedo dapat terbentuk menjadi 2 jenis yaitu, komedo terbuka dan komedo tertutup. Jika ditambah berkembangnya bakteri (Propionibacterium Acnes), komedo tersebut dapat mengalami peradangan dan menjadi jerawat besar (bernanah/bisul).

Tindakan ekstraksi komedo seringkali ditakuti kerena khawatir menimbulkan bekas atau memicu munculnya jerawat baru. Hal ini mungkin terjadi jika orang yang melakukan tindakan tersebut tidak terlatih dengan baik. Oleh karena itu, akan lebih baik jika tindakan ekstraksi komedo diawali dengan penggunaan krim terlebih dahulu yang biasanya berupa krim malam untuk membantu “Turn-Over” kulit dan memudahkan komedo untuk diekstraksi. Rata-rata dokter akan menganjurkan jarak 2 minggu dari awal pemberian krim malam untuk tindakan ekstraksi komedo.

Pada kondisi normal, ekstraksi dapat dilakukan 1-2 bulan sekali, namun untuk kondisi jerawat yang lebih parah tindakan dapat dilakukan tiap 2 minggu sekali sampai bersih. Pastikan juga untuk tidak memanipulasi (memencet-mencet) jerawat yang timbul secara berlebihan. Karena hal tersebut dapat menyebabkan bekas jaringan parut yang melekuk kedalam , jadi prinsipnya lakukan facial rutin di Rumah Sakit/ Klinik yang diawasi oleh dokter kulit sehingga dapat lebih sesuai dan aman.

Ditulis oleh : dr. Nur Dalilah, SpKK

Article by admin marketing

Leave your comment