GERD ( Gastrooesophageal Reflux Disease )

20170305095624bab5e01cc9de7b786e

GERD adalah suatu gangguan di mana cairan lambung mengalami refluks (aliran balik) ke kerongkongan(esofagus) secara berulang yang menyebabkan gejala yang mengganggu serta menyebabkan komplikasi ( luka pada esofagus, orofaring dan/atau saluran nafas).

Apabila anda merasakan gejala berikut ini, mungkin saja anda mengalami GERD.

  • Dada terbakar (heartburn) : Dada bagian tengah seperti tertekan, sensasi dada tertekan dari arah bawah perut.
  • Regurgitasi. Yaitu cairan lambung naik ke kerongkongan atau mulut tanpa didahului mual atau sendawa
  • Air liur terasa banyak, mulut asam
  • Nyeri dada tengah
  • Cepat kenyang dan kembung, nyeri ulu hati
  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan berkurang
  • Batuk, Suara serak, tenggorokan seperti terganjal, nyeri tenggorokan

Hati- hati apabila anda :

  • Sulit menelan
  • Nyeri saat menelan
  • Batuk berulang atau batuk lama
  • Muntah darah atau BAB hitam
  • Nyeri dada menetap tanpa ada kelainan jantung
  • Berat badan turun drastis tanpa diet
  • Baru merasakan gejala pada usia 45-55 tahun
  • Merasakan ada pembesaran kelenjar getah bening
  • Memiliki riwayat kanker saluran cerna pada keluarga
  • Segera hubungi dokter apabila ada gejala di atas. Anda mungkin memerlukan pemeriksaan EGD (Endoskopi saluran cerna)

Apa yang harus dilakukan?

  • Konsultasi dokter
  • Apabila telah terdiagnosis GERD, minum obat yang diberikan dokter secara teratur minimal 8 minggu
  • Hindari makan terlalu malam (maksimal 3 jam sebelum tidur)
  • Hentikan merokok
  • Hentikan minum alkohol
  • Tinggikan kepala saat tidur
  • Turunkan berat badan ke berat badan ideal

by : dr. Paramita Khairan, SpPD (Dokter Penyakit Dalam RSPC)

Article by gladis marketing

no replies

Leave your comment