Cara Sehat Berpuasa bagi Penderita Maag

dr anugrahini

 

Puasalah agar kamu sehat ! Anjuran berpuasa pada bulan Ramadhan mengandung hikmah yang besar antara lain agar tubuh menjadi sehat. Namun bagi orang yang sakit maag terkadang menjadi ragu untuk menjalani ibadah puasa, karena saat berpuasa terutama setelah 6-8 jam perut kosong akan terjadi peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala sakit maag. Perubahan gaya hidup dan perubahan pola makan memang menjadi salah satu penyebab tersering terjadinya gangguan pencernaan yang sering disebut dispepsia atau gejala sakit maag seperti nyeri di ulu hati, mual, muntah, kembung, dan lainnya.

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh salah satu Rumah Sakit Pemerintah membuktikan bahwa pada pasien yang sudah mempunyai sakit maag yang kronis perlu konsultasi dan pemeriksaan lanjut terlebih dahulu sebelum melaksanakan ibadah puasa. Pasien dapat melaksanakan puasa dengan tetap minum obat sehingga gejala sakit maag tidak terjadi. Sedangkan pasien sakit maag karena gangguan fungsional atau GERD, biasanya dengan berpuasa keluhan sakit maagnya berkurang dan merasa lebih sehat pada saat berpuasa. Hal ini terjadi karena keluhan sakit maag yang timbul pada pasien akibat ketidak teraturan makan, konsumsi makanan camilan, seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas sepanjang hari, konsumsi minuman bersoda dan minum kopi,merokok dan juga faktor stres. Selama berpuasa, penderita sakit maag pasti makan lebih teratur karena hanya dua kali dengan waktu yang lebih kurang sama setiap harinya, yaitu saat sahur dan berbuka.

Berikut tips yang bisa dilakukan penderita maag agar dapat berpuasa dengan nyaman.

  • Konsumsi karbohidrat atau makanan yang lambat dicerna saat sahur, agar Anda tidak mudah lapar dan lemas di siang hari.
  • Kurma merupakan sumber yang baik  untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, serat, kalium dan magnesium.
  • Kacang almond banyak mengandung protein dan serat sehingga bisa dianjurkan konsumsinya saat berpuasa.
  • Makanan yang dipanggang lebih disarankan dibandingkan makanan yang digoreng dan berlemak.
  • Jangan lupa minum obat yang diresepkan dokter saat sebelum sahur dan berbuka.
  • Minum banyak air putih untuk mengganti kehilangan air saat berpuasa, yaitu sekitar 8 gelas per harinya.
  • Minum segelas susu saat sahur, hal ini dapat mengurangi gejala maag dan ulkus peptik.
  • Minum air putih, jus buah yang tidak asam, dan minuman yang mengandung banyak kalium agar tubuh dapat menyesuaikan dengan kondisi saat puasa.

 

 

Yang perlu dihindari saat puasa jika Anda menderita maag        

  • Hindari makanan yang banyak mengandung gas seperti : sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yang dikeringkan serta minuman bersoda, kopi, minuman beralkohol, sari buah lemon atau susu full cream.
  • Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung dan akhirnya dapat meningkatkan asam lambung, antara lain makanan berlemak, kue tar, cokelat, dan keju.
  • Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica dan bumbu yang merangsang. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
  • Beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindarkan bagi penderita sakit maag, antara lain beras ketan, mie, bihun, jagung,ubi singkong, talas, dan dodol.
  • Kegiatan yang meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindarkan, antara lain makan permen mint, permen karet dan merokok. Bulan Ramadan merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk berhenti merokok.
  • Jangan langsung tidur setelah makan sahur atau makan malam, karena hal ini dapat meningkatkan risiko asam lambung naik atau GERD.
  • Jangan langsung makan dalam porsi besar saat berbuka atau sahur, serta kunyahlah makanan Anda dengan baik.

Demikian cara menjalankan puasa bagi penderita maag. Dengan keyakinan bahwa puasa akan membuat kita sehat, kita dapat melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya tanpa gangguan kesehatan. Semoga bermanfaat dan Anda dapat menjalani puasa tanpa menyebabkan penyakit maag kambuh.

Article by admin marketing

Leave your comment